Pengikut

Tampilkan postingan dengan label Penyuluhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyuluhan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 Oktober 2026

ASN KUA Kaligondang Gelar "Ngabar" (Ngaji Bareng) Rutin: Bedah Kitab Nashaihul 'Ibad Perkuat Integritas dan Akhlak Pegawai


Kaligondang — Dalam rangka memperkuat fondasi spiritual, meningkatkan kapasitas keagamaan, serta menjaga integritas pelayanan publik, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kaligondang kembali melaksanakan kegiatan Ngabar (Ngaji Bareng) yang rutin digelar setiap hari Rabu.  

​

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diisi dengan pengkajian lembar demi lembar kitab klasik karya Syekh Nawawi al-Bantani, yaitu Kitab Nashaihul 'Ibad.  

​Pada sesi pengajian kali ini, kajian menitikberatkan pada pembahasan bab penting mengenai sifat-sifat yang dicintai dan dibenci oleh Allah SWT, serta peringatan terhadap berbagai perbuatan tercela yang dapat merusak tatanan moral individu maupun masyarakat. Beberapa poin utama yang dikaji meliputi:

  1. ​Peringatan Keras terhadap Sifat Sombong (Al-Kibru): Kajian menyoroti berbagai bentuk kesombongan yang sangat dibenci oleh Allah SWT—baik sombong dalam hal kekayaan, kesombongan saat berinteraksi sosial, maupun sikap angkuh dalam beramal dan bersedekah.  
  2. ​Bahaya Mengabaikan Zakat dan Hak-Hak Sosial: Terdapat penegasan mengenai ancaman bagi pihak yang enggan menunaikan zakat harta (emas dan perak), di mana kelak di akhirat harta tersebut akan menjadi sumber azab bagi pemiliknya jika hak-hak fakir miskin di dalamnya diabaikan.  
  3. ​Menjaga Kehormatan Keluarga dan Menjauhi Perilaku Merusak: Pembahasan juga menyentuh pentingnya menjaga kehormatan keluarga, pemahaman tentang batasan cemburu (al-ghairah) yang proporsional sesuai tuntunan agama, serta bahaya perbuatan-perbuatan maksiat yang dapat merusak keharmonisan rumah tangga dan tatanan sosial.  
  4. ​Menjauhi Khamr dan Menegakkan Ibadah Wajib: Pentingnya kedisiplinan dalam menjalankan rukun Islam seperti zakat, haji bagi yang mampu, serta menjauhi hal-hal yang diharamkan agama turut menjadi bahan instrospeksi diri bagi para peserta.  


​Kepala KUA Kaligondang menyampaikan bahwa kegiatan Ngabar ini bukan sekadar rutinitas membaca kitab, melainkan sarana recharge rohani bagi para pegawai. Dengan pemahaman agama yang mendalam, para ASN diharapkan mampu menghadirkan pelayanan prima, humanis, serta berlandaskan nilai-nilai kejujuran dan moderasi beragama kepada masyarakat Kaligondang.

​Melalui kegiatan rutin mingguan ini, keluarga besar KUA Kaligondang berkomitmen untuk terus merawat tradisi keilmuan pesantren di lingkungan birokrasi, sehingga semangat "Nandur Becik, Ati Resik" senantiasa tercermin dalam setiap layanan pencatatan nikah, bimbingan keluarga sakinah, maupun urusan keagamaan lainnya.





Pewarta : Zaenal Mutaqin

Rabu, 23 September 2026

Koordinasi Sinergis KUA dan SMKN Kaligondang Terkait Pelaksanaan Shalat Istisqa di Bawah Kepemimpinan Usman, S.H.


KALIGONDANG — Rabu, 23 September 2026. Guna memastikan kesiapan dan kelancaran agenda keagamaan di wilayah Kecamatan Kaligondang, jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Kaligondang melaksanakan kunjungan koordinasi ke SMKN Kaligondang.  
​Pertemuan penting yang diselenggarakan pada hari Rabu, 23 September 2026 ini dipimpin langsung oleh Bapak Usman, S.H. yang bertindak sebagai ketua panitia penyelenggara. Kedatangan rombongan panitia disambut dengan penuh kehangatan dan diterima secara langsung oleh Kepala SMKN Kaligondang beserta jajaran pimpinan sekolah.  
​Dalam pertemuan tersebut, Usman, S.H. menyampaikan bahwa koordinasi ini merupakan langkah penting untuk menyatukan visi, tenaga, dan dukungan lintas sektoral. Fokus utama dalam pembahasan kali ini adalah mematangkan persiapan teknis dan koordinasi lapangan terkait rencana pelaksanaan shalat istisqa (shalat sunnah memohon hujan).
​Melalui sinergi yang solid antara pihak KUA, panitia penyelenggara, dan institusi pendidikan seperti SMKN Kaligondang, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan ikhtiar batin ini dapat dipersiapkan dengan matang, berjalan tertib, serta memberikan dampak positif serta keberkahan bagi seluruh masyarakat di wilayah Kaligondang.




Pewarta: Zaenal Mutaqin

Selasa, 25 Agustus 2026

Tingkatkan Profesionalisme Siswa, SMKN 1 Kaligondang Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Foto : Maful Hidayat

SMK Negeri Kaligondang menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Senin, 23 Agustus 2026. Berlokasi di lingkungan sekolah, acara yang dimulai pukul 07.30 WIB ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh seluruh jajaran guru, staf, serta siswa-siswi.

​Suasana kebersamaan semakin terasa dengan lantunan salawat yang diiringi oleh grup rebana siswa. Acara inti diisi dengan tausiyah keagamaan oleh Zaenal Mutaqin, S.Sos.I. selaku Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kaligondang. Beliau membawakan materi yang sangat relevan bagi dunia kejuruan, yakni "Meneladani Profesionalisme dan Etos Kerja Nabi Muhammad SAW di Era Modern."

Foto : Maful Hidayat

​Dalam ceramahnya, beliau menekankan tiga poin utama yang menjadi bekal penting bagi para siswa SMK:

​Sikap Profesional (Itqan)

Nabi Muhammad SAW adalah sosok yang selalu mengerjakan tugasnya secara tekun, rapi, dan tuntas (itqan). Sebagaimana hadis riwayat Tabrani, Allah mencintai hamba yang bekerja secara itqan. Siswa SMK diajak menerapkan prinsip ini saat praktik di bengkel atau laboratorium dengan menghasilkan karya standar terbaik, bukan sekadar asal jadi.

​Integritas dan Kejujuran (Al-Amin)

Gelar Al-Amin yang melekat pada diri Rasulullah menjadi pengingat pentingnya kejujuran (QS. At-Taubah: 119). Dalam dunia kerja, kejujuran adalah modal utama. Siswa diingatkan untuk tidak memanipulasi data praktik, menjaga transparansi saat Uji Kompetensi Keahlian (UKK), dan memegang teguh amanah ketika menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL).

​Etos Kerja Tinggi dan Kemandirian

Mengutip HR. Bukhari, makanan terbaik adalah hasil dari kerja tangan sendiri. Rasulullah mengajarkan umatnya untuk pantang menyerah dan terus mengasah hard skill maupun soft skill agar menjadi lulusan yang mandiri serta berdaya saing.

​Melalui peringatan ini, kegiatan Maulid Nabi di SMK Negeri 1 Kaligondang diharapkan tidak sekadar menjadi acara seremonial. Lebih dari itu, momentum ini menjadi sarana membentuk lulusan SMK yang unggul—tidak hanya menguasai teknologi dan keterampilan teknis, tetapi juga memiliki akhlakul karimah dan etos kerja berintegritas.



Pewarta : Zaenal Mutaqin

Kamis, 20 Agustus 2026

Langkah KUA Kaligondang Tekan Angka Perceraian Lewat Bimbingan Perkawinan



 ​
Foto : Salah Satu Catin dari Desa Arenan 

KALIGONDANG (20/8/2026) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kaligondang terus berkomitmen meningkatkan kualitas keluarga sakinah melalui program Bimbingan Perkawinan (Binwin) bagi para calon pengantin (catin). Pada Kamis (20/8/2026), kegiatan bimbingan perkawinan ini dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kaligondang, Zaenal Mutaqin, S.Sos.I., dan diikuti oleh 4 pasang calon pengantin.

​Dalam kesempatan tersebut, Zaenal Mutaqin memberikan pemahaman mendalam mengenai fondasi penting dalam membangun rumah tangga yang harmonis. Bimbingan perkawinan ini bertujuan untuk membekali para catin dengan pengetahuan keagamaan, psikologi keluarga, pengelolaan keuangan, serta pentingnya komunikasi yang sehat antarpasangan.

​Pentingnya Kesiapan Lahir dan Batin

​Zaenal Mutaqin menegaskan bahwa pernikahan bukan hanya momen menyatukan dua insan, melainkan ibadah panjang yang membutuhkan komitmen dan kesiapan matang, baik secara lahir maupun batin.

​"Melalui bimbingan ini, kami berharap para calon pengantin memiliki bekal yang cukup untuk menghadapi berbagai dinamika dalam berumah tangga, sehingga mampu mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah," ujarnya.

​Penyerahan Sertifikat Bimbingan Perkawinan

​Sebagai bukti telah mengikuti seluruh rangkaian pembekalan, para peserta bimbingan perkawinan secara simbolis menerima Sertifikat Bimbingan Perkawinan Mandiri dari KUA Kecamatan Kaligondang. Penyerahan sertifikat ini menjadi penanda bahwa para calon pengantin telah siap melangkah ke jenjang pernikahan dengan bekal pemahaman yang cukup.

​Kegiatan binwin ini berlangsung dengan lancar, interaktif, dan penuh kekeluargaan di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) KUA Kecamatan Kaligondang. Program ini diharapkan dapat meminimalisasi risiko konflik rumah tangga serta menekan angka perceraian di wilayah Kecamatan Kaligondang.



Pewarta : Zaenal Mutaqin


Senin, 10 November 2025

HARMONIS DI MASA DEPAN

Pemberian Buku Pondasi Keluarga Sakinah kepada Catin (foto Nurul Fauzan)

Kaligondang (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kaligondang melayani dengan motto Harum (Humanis, Amanah, Responsif, Unggul, Melayani) Senin, 10 November 2025 menerima layanan pemeriksaan dan bimbingan perkawinan pra nikah dengan calon suami atas nama  Galih Kresna dan calon istri atas nama Siti Sofi 

Dokumentasi Bimbingan Pra Nikah (foto Nurul Fauzan)

Kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri menegaskan dalam membekali calon pengantin dengan pengetahuan pranikah. Salah satu unsur penting yang turut menyukseskan kegiatan ini adalah keterlibatan penyuluh agama Islam. Dalam pelaksanaan kali ini, penyuluh agama Usman, SH. memberikan materi kepada calon pengantin, materi yang dibawakan Usman difokuskan pada pembinaan akhlak pasangan, manajemen rumah tangga dalam perspektif Islam, serta pentingnya menjaga komunikasi dan komitmen dalam pernikahan. Penyuluh Agama Islam yang menjadi ujung tombak edukasi moral dan spiritual, KUA Kaligondang berharap kegiatan Bimwin Mandiri dapat mencetak generasi keluarga tangguh dan harmonis di masa depan


Pewarta : Zaenal Mutaqin

Kamis, 06 November 2025

BIMBINGAN PRA NIKAH

Kegiatan Binwin (foto Zaenal Mutaqin)
Kaligondang (Humas), Kamis, 6 November 2025, Usman, SH, Penyuluh Agama Islam melakukan Bimbingan pra nikah. Program ini mencakup aspek agama, psikologi, komunikasi, finansial, hingga pengasuhan anak, bertujuan agar pasangan siap secara mental, sosial, dan ekonomi menghadapi dinamika perkawinan. Program ini diwajibkan oleh Kementerian Agama melalui KUA Kecamatan Kaligondang, meskipun pelaksanaan bimbingan dapat dilakukan secara tatap muka maupun mandiri

Kegiatan Binwin (foto Zaenal Mutaqin)
Harapan utama setelah mengikuti Bimbingan Perkawinan adalah untuk membangun dan menjalani kehidupan rumah tangga yang: Sakinah, Mawaddah, Warahmah: Ini adalah harapan ideal dalam Islam, yang berarti keluarga yang dipenuhi ketentraman, cinta, dan kasih sayang. 

Pewarta : Zaenal Mutaqin

PERNIKAHAN BUKAN SEKEDAR PERAYAAN



Pemberian Buku Pondasi Keluarga Sakinah kepada Catin oleh Wagino, SH (foto Afsa ulin)

Kaligondang, Rabu (5/11/2025) Wagino, SH, Penyuluh Agama Islam Fungsional Kantor Urusan Agama (KUA) Kaligondang, menyampaikan materi tentang aspek agama dalam kegiatan Bimbingan Perkawinan (Binwin) mandiri bagi calon pengantin.

Bimbingan ini diselenggarakan dalam bentuk ceramah, untuk membentuk keluarga sakinah, Wagino, manyampaikan materi mencakup pemahaman tentang tujuan pernikahan, kewajiban suami istri, dan membangun keluarga yang harmonis sesuai ajaran Islam, mempersiapkan generasi berkualitas: fokus pada persiapan menjadi orang tua dan bagaimana menciptakan keturunan yang sehat, cerdas, dan saleh/salehah. Mengelola keuangan keluarga: Meliputi cara mengatur pendapatan dan pengeluaran, membuat anggaran bersama, dan membuat keputusan keuangan secara bersama-sama.

Refleksi, evaluasi, dan tes pemahaman: Calon pengantin diminta untuk merefleksikan dan mengevaluasi pemahaman mereka tentang materi yang telah disampaikan. Harapan dari Binwin adalah agar pernikahan tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga menjadi institusi yang kuat, berdaya tahan, dan mandiri, mampu menghadapi tantangan hidup, dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat.


Pewarta: Zaenal Mutaqin

Selasa, 12 Agustus 2025

PENYULUH AGAMA ISLAM PIMPIN DOA ACARA LITERASI ZAKAT BAGI DAI/MUBALIGH SE KABUPATEN PURBALINGGA

WAGINO, S.H, M.H Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kaligondang sedang membaca doa (foto Zaenal Mutaqin)

Penyuluh Agama Islam KUA kecamatan Kaligondang Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Wagino, S.H, M.H mendapatkan kehormatan untuk memimpin pembacaan doa dalam acara Literasi Zakat bagi Dai/Mubaligh yang berlangsung di aula Braling Grand Hotel Purbalingga, Selasa, 12 Agustus 2025.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Dr. H. Saiful Mujab, MA, Membuka acara Literasi Zakat Bagi
Dai/Mubaligh Se-Kabupaten Purbalingga Tahun 2025 (foto Zaenal Mutaqin)

Acara ini diselenggarakan bagi Dai/Mubaligh  se-kabupaten Purbalingga tahun 2025 dalam rangka sinergi umat  dalam meningkatkan kesadaran zakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum kerjasasama Kantor Wilayah Kenmenterian Agama Jawa Tengah dan BAZNAS provinsi Jawa Tengah dalam program optimalisasi pengumpulan zakat.

 

Kegiatan ini dihadiri kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Povinsi Jawa Tengah, Dr. H. Saiful Mujab, MA, Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah, KH. Ahmad Darodji, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga. Zahid Khasani, S.Pd.I, serta para jajaran Kepala Seksi dan Penyelengra di lingkungan kemenag Purbalingga. Kehadiran Wagino, S.H., M.H sebagai pembaca doa memberikan nuansa religius yang mendalam, mengawali agenda dengan harapan dan keberkahan.  

Pewarta : Zaenal Mutaqin

Senin, 11 Agustus 2025

PENTINGNYA INDENTITAS DIGITAL (ID) MASJID & MUSHALA

Foto kegiatan (Muslimin Syuriyah Ranting Nu Selakambang 

(Purbalingga) Ahad tepatnya 10/8/25, Selakambang. Bertempat di aula balai desa Selakambang kecamatan Kaligondang kabupaten Purbalingga Zaenal Mutaqin, S.Sos.I Penyuluh Agama Islam kecamatan Kaligondang mensosialisasikan tentang pentingnya ID masjid/mushola. Kegiatan ini memperkenalkan dan memberikan pemahaman tentang penggunaan ID (identitas digital) khusus untuk masjid dan mushola yang berada di wilayah ranting NU (Nahdlatul Ulama) Selakambang. Kegiatan ini diikuti oleh Seluruh Pengurus ranting dan Banom (Badan Otonom) ranting nu Selakambang karena bertepatan dengan kegiatan rutin yang diadakan setiap hari Ahad Wage (hari pasaran orang Jawa) tepat nya 35 hari sekali.

Zaenal menyampaikan ID ini nantinya akan digunakan untuk berbagai keperluan, seperti pendataan, pengelolaan informasi, serta memudahkan koordinasi dan komunikasi antar pengurus dan anggota ranting NU Selakambang.

Sambutan Ketua Ranting NU Selakambang (foto M. Lutfi Hakim Bendahara Ranting NU Selakambang)

Sosialisasi ini bertujuan 

  1. Memastikan setiap masjid dan mushola di wilayah ranting NU selakambang memiliki identitas digital yang unik dan terdata dengan baik.
  2. Memudahkan pengurus ranting NU dalam mengelola informasi terkait masjid/mushola, seperti data kontak, kegiatan, pengurus, dan lain-lain.
  3. Mempercepat komunikasi dan koordinasi antar pengurus ranting NU dalam berbagai kegiatan dan program kerja.
  4. Meningkatkan transparansi pengelolaan masjid/mushola di lingkungan NU. 

Proses sosialisasi 

  1. Penyampaian Informasi : Pengurus ranting NU akan menyampaikan informasi terkait pentingnya ID masjid/mushola dan cara mendapatkannya kepada pengurus masjid/mushola.
  2. Pendaftaran ID : Pengurus masjid/mushola akan melakukan pendaftaran ID melalui platform atau sistem yang telah disediakan oleh NU.
  3. Verifikasi Data : Data yang didaftarkan akan diverifikasi oleh pengurus ranting NU untuk memastikan keakuratan informasi.
  4. Penggunaan ID : Setelah diverifikasi, ID masjid/mushola dapat digunakan untuk berbagai keperluan sesuai dengan kebijakan NU. 
Diskusi terkait program id masjid/mushola Ranting NU Selakambang (foto Lutfi Hakim Bendahara Ranting NU Selakambang)

Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya penguatan organisasi NU hingga tingkat ranting, termasuk dalam hal pengelolaan data dan informasi.

Dengan adanya ID masjid/mushola, diharapkan pelayanan kepada jamaah dan masyarakat dapat ditingkatkan. Data yang terkumpul melalui ID masjid/mushola dapat digunakan untuk program-program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Dengan adanya sosialisasi ID masjid/mushola di ranting NU, diharapkan seluruh masjid dan mushola di wilayah tersebut dapat terdata dengan baik dan termanfaatkan untuk berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. 



Pewarta: Zaenal Mutaqin