Pengikut

Tampilkan postingan dengan label Kegiatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kegiatan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 Oktober 2026

ASN KUA Kaligondang Gelar "Ngabar" (Ngaji Bareng) Rutin: Bedah Kitab Nashaihul 'Ibad Perkuat Integritas dan Akhlak Pegawai


Kaligondang — Dalam rangka memperkuat fondasi spiritual, meningkatkan kapasitas keagamaan, serta menjaga integritas pelayanan publik, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kaligondang kembali melaksanakan kegiatan Ngabar (Ngaji Bareng) yang rutin digelar setiap hari Rabu.  

​

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diisi dengan pengkajian lembar demi lembar kitab klasik karya Syekh Nawawi al-Bantani, yaitu Kitab Nashaihul 'Ibad.  

​Pada sesi pengajian kali ini, kajian menitikberatkan pada pembahasan bab penting mengenai sifat-sifat yang dicintai dan dibenci oleh Allah SWT, serta peringatan terhadap berbagai perbuatan tercela yang dapat merusak tatanan moral individu maupun masyarakat. Beberapa poin utama yang dikaji meliputi:

  1. ​Peringatan Keras terhadap Sifat Sombong (Al-Kibru): Kajian menyoroti berbagai bentuk kesombongan yang sangat dibenci oleh Allah SWT—baik sombong dalam hal kekayaan, kesombongan saat berinteraksi sosial, maupun sikap angkuh dalam beramal dan bersedekah.  
  2. ​Bahaya Mengabaikan Zakat dan Hak-Hak Sosial: Terdapat penegasan mengenai ancaman bagi pihak yang enggan menunaikan zakat harta (emas dan perak), di mana kelak di akhirat harta tersebut akan menjadi sumber azab bagi pemiliknya jika hak-hak fakir miskin di dalamnya diabaikan.  
  3. ​Menjaga Kehormatan Keluarga dan Menjauhi Perilaku Merusak: Pembahasan juga menyentuh pentingnya menjaga kehormatan keluarga, pemahaman tentang batasan cemburu (al-ghairah) yang proporsional sesuai tuntunan agama, serta bahaya perbuatan-perbuatan maksiat yang dapat merusak keharmonisan rumah tangga dan tatanan sosial.  
  4. ​Menjauhi Khamr dan Menegakkan Ibadah Wajib: Pentingnya kedisiplinan dalam menjalankan rukun Islam seperti zakat, haji bagi yang mampu, serta menjauhi hal-hal yang diharamkan agama turut menjadi bahan instrospeksi diri bagi para peserta.  


​Kepala KUA Kaligondang menyampaikan bahwa kegiatan Ngabar ini bukan sekadar rutinitas membaca kitab, melainkan sarana recharge rohani bagi para pegawai. Dengan pemahaman agama yang mendalam, para ASN diharapkan mampu menghadirkan pelayanan prima, humanis, serta berlandaskan nilai-nilai kejujuran dan moderasi beragama kepada masyarakat Kaligondang.

​Melalui kegiatan rutin mingguan ini, keluarga besar KUA Kaligondang berkomitmen untuk terus merawat tradisi keilmuan pesantren di lingkungan birokrasi, sehingga semangat "Nandur Becik, Ati Resik" senantiasa tercermin dalam setiap layanan pencatatan nikah, bimbingan keluarga sakinah, maupun urusan keagamaan lainnya.





Pewarta : Zaenal Mutaqin

Rabu, 30 September 2026

​Ikhtiar Menggapai Berkah: Ratusan Warga dan Pelajar SMK N 1 Kaligondang Gelar Shalat Istisqa Memohon Hujan


Dokumentasi SMK N 1 Kaligondang

​Di tengah musim kemarau yang panjang, ikhtiar spiritual dan kepedulian sosial menyatu di SMK N 1 Kaligondang. Pada hari Rabu, 30 September 2026, halaman utama sekolah tampak dipadati oleh lautan manusia yang antusias mengikuti kegiatan Shalat Istisqa (Shalat Sunnah Memohon Turunnya Hujan).  

​Mengusung tema "Mari Bersama Memohon Rahmat-Nya", kegiatan mulia ini diinisiasi untuk bermunajat kepada Allah SWT agar segera menurunkan berkah air hujan yang sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup. Di bawah kepemimpinan Usman, SH selaku ketua penyelenggara, acara ini dipersiapkan dengan baik demi kelancaran ibadah bersama. 

​Suasana haru dan khusyuk menyelimuti barisan jama'ah yang tertib mengikuti rangkaian ibadah. Pelaksanaan shalat berjamaah ini dipimpin langsung oleh tokoh agama setempat, yaitu:  

  • ​Imam: KH. Usman Syarif (Ketua MUI Kecamatan Kaligondang).  
  • ​Khatib: H. Edi Safa'atno, S.Ag (Kepala KUA Kecamatan Kaligondang) yang menyampaikan khutbah penuh penyejuk jiwa agar senantiasa tawakal dan memohon ampunan.  

Dokumentasi SMK N 1 Kaligondang

Kegiatan yang dimulai tepat pukul 07.00 WIB ini tidak hanya diikuti oleh para siswa dan guru saja. Sifat acara yang terbuka membuat masyarakat sekitar turut hadir berbondong-bondong memadati area lapangan. Penataan barisan jama'ah pun dipisahkan secara tertib antara jama'ah pria dan jama'ah wanita untuk menjaga kekhidmatan ibadah.  

​Melalui pelaksanaan Shalat Istisqa ini, diharapkan doa yang dipanjatkan secara serentak dari hati yang tulus dapat diijabah, membawa kesuburan kembali bagi alam, serta mempererat tali silaturahmi antarwarga sekolah dan masyarakat luas.  



Pewarta : Zaenal Mutaqin

Rabu, 23 September 2026

Koordinasi Sinergis KUA dan SMKN Kaligondang Terkait Pelaksanaan Shalat Istisqa di Bawah Kepemimpinan Usman, S.H.


KALIGONDANG — Rabu, 23 September 2026. Guna memastikan kesiapan dan kelancaran agenda keagamaan di wilayah Kecamatan Kaligondang, jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Kaligondang melaksanakan kunjungan koordinasi ke SMKN Kaligondang.  
​Pertemuan penting yang diselenggarakan pada hari Rabu, 23 September 2026 ini dipimpin langsung oleh Bapak Usman, S.H. yang bertindak sebagai ketua panitia penyelenggara. Kedatangan rombongan panitia disambut dengan penuh kehangatan dan diterima secara langsung oleh Kepala SMKN Kaligondang beserta jajaran pimpinan sekolah.  
​Dalam pertemuan tersebut, Usman, S.H. menyampaikan bahwa koordinasi ini merupakan langkah penting untuk menyatukan visi, tenaga, dan dukungan lintas sektoral. Fokus utama dalam pembahasan kali ini adalah mematangkan persiapan teknis dan koordinasi lapangan terkait rencana pelaksanaan shalat istisqa (shalat sunnah memohon hujan).
​Melalui sinergi yang solid antara pihak KUA, panitia penyelenggara, dan institusi pendidikan seperti SMKN Kaligondang, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan ikhtiar batin ini dapat dipersiapkan dengan matang, berjalan tertib, serta memberikan dampak positif serta keberkahan bagi seluruh masyarakat di wilayah Kaligondang.




Pewarta: Zaenal Mutaqin

Rabu, 09 September 2026

Tingkatkan Pengetahuan Keagamaan, Aparatur KUA Kaligondang Gelar Ngabar Kajian Kitab Nashaihul 'Ibad


Foto: Zaenal Mutaqin

Kaligondang– Dalam rangka memperkuat pemahaman keagamaan dan mempererat silaturahmi antarpegawai, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kaligondang menyelenggarakan kegiatan Ngabar (Ngaji Bareng) pada Rabu, 9 September 2026. Kegiatan kajian yang membahas Kitab Nashaihul 'Ibad karya Syekh Nawawi al-Bantani ini berlangsung khidmat di Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Kaligondang.

​Acara rutin ini diikuti secara aktif oleh seluruh jajaran pegawai KUA, mulai dari penghulu, penyuluh agama Islam, hingga staf. Terlihat para peserta duduk bersama mendalami kitab keagamaan tersebut untuk memperkaya khazanah keilmuan Islam.

​Membahas 10 Perkara yang Sia-Sia​Dalam kesempatan Ngabar kali ini, materi yang dikaji memasuki Bab Maqalah ke-4 dari Sayyidina Utsman bin Affan radhiyallahu 'anhu (Halaman 38), yakni mengenai 10 Hal yang Paling Rugi/Sia-sia (Asyaddul Asyya-i Hilakan):

  1. Orang Alim yang Tidak Ditanyai Ilmu-Nya – Orang berilmu tetapi tidak diimbangi dengan masyarakat yang menimba ilmu darinya.
  2. ​Ilmu yang Tidak Diamalkan – Pengetahuan yang dimiliki tetapi tidak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
  3. ​Pendapat Benar yang Tidak Diterima – Saran atau gagasan baik yang diabaikan.
  4. ​Senjata yang Tidak Digunakan – Potensi atau alat pertahanan yang disimpan tanpa dimanfaatkan.
  5. ​Masjid yang Tidak Dipakai Shalat – Tempat ibadah yang dibiarkan sepi dari jamaah.
  6. ​Mushaf Al-Qur'an yang Tidak Dibaca – Kitab suci yang hanya dipajang tanpa ditadabburi.
  7. ​Harta yang Tidak Diinfakkan – Kekayaan yang ditimbun tanpa dinafkahkan di jalan Allah.
  8. ​Kendaraan/Kuda yang Tidak Ditunggangi – Sarana yang dibiarkan mangkrak tanpa manfaat.
  9. ​Ilmu Zuhud pada Orang yang Menginginkan Dunia – Pemahaman zuhud pada diri orang yang hatinya masih terikat keduniaan.
  10. ​Umur Panjang tanpa Bekal Akhirat – Usia yang diberikan tetapi tidak dimanfaatkan untuk menambah amal kebaikan.

​Kajian ditutup dengan pengingat dari hadis Nabi Muhammad SAW bahwa "Barang siapa yang bertambah ilmunya tetapi tidak bertambah petunjuknya (hidayahnya), maka ia hanya semakin jauh dari Allah."

​Melalui kegiatan Ngabar ini, diharapkan para jajaran aparatur KUA Kaligondang tidak hanya menjalankan tugas administratif dan pelayanan publik semata, tetapi juga terus membekali diri dengan nilai-nilai keagamaan sebagai modal utama dalam memberikan bimbingan terbaik bagi masyarakat.



Pewarta: Zaenal Mutaqin

Selasa, 08 September 2026

Langkah Baru Sang Mualaf: Cerita Khidmat Pengucapan Syahadat di Balai Nikah KUA Kaligondang

Foto : Oktit Nuryuliyana

KALIGONDANG – Balai Nikah dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, kembali menjadi saksi momen bersejarah dan penuh haru. Pada Selasa, 8 September 2026, Kepala KUA Kecamatan Kaligondang, Bapak Edi Safa'atno, S.Ag., secara langsung memandu pelaksanaan prosesi ikrar masuk Islam (mualaf) bagi Ibu Diah Hyunintias.

​Acara yang berlangsung dengan tertib dan khidmat ini turut disaksikan oleh jajaran Penyuluh Agama Islam, pegawai KUA, serta saksi dan pihak keluarga yang mendampingi.

​Pengucapan Syahadat Secara Sukarela

​Prosesi diawali dengan dialog singkat antara Kepala KUA Kaligondang dan calon mualaf untuk memastikan bahwa keputusan memeluk agama Islam didasari oleh kesadaran pribadi, tulus dari hati nurani, serta tanpa ada unsur paksaan dari pihak manapun.

​Dengan bimbingan penuh ketenangan dari Bapak Edi Safa'atno, S.Ag., Ibu Diah Hyunintias mengucapkan dua kalimat syahadat dengan lancar dan mantap:

​"Asyhadu alla ilaha illallah, wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullah..."

(Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah).

​Usai penuntunan syahadat, suasana di ruang Balai Nikah terasa hangat dan haru. Seluruh hadirin yang hadir bersama-sama memanjatkan doa agar langkah awal Ibu Diah sebagai seorang muslimah senantiasa mendapatkan petunjuk, keberkahan, serta keteguhan iman.


​Penandatanganan Berita Acara dan Bimbingan Lanjutan

Setelah pembacaan ikrar selesai, prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen dan Berita Acara Ikrar Masuk Islam secara resmi. Dokumen tersebut ditandatangani oleh pemeluk agama Islam yang baru, para saksi, dan disahkan langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Kaligondang.

​Bapak Edi Safa'atno, S.Ag. menyampaikan bahwa KUA Kaligondang tidak hanya bertugas memfasilitasi prosesi administratif semata, tetapi juga siap memberikan pendampingan keagamaan secara berkesinambungan melalui Penyuluh Agama Islam. Bimbingan lanjutan ini meliputi tata cara ibadah dasar, membaca Al-Qur'an, hingga pemahaman syariat Islam agar mualaf dapat menjalankan ajaran agama dengan nyaman dan percaya diri.

Foto : Oktit Nuryuliyana

​Prosesi diakhiri dengan penyerahan berkas resmi dan foto bersama jajaran KUA Kaligondang beserta keluarga.



Pewarta : Zaenal Mutaqin

Rabu, 02 September 2026

Mantapkan Tertib Administrasi, Kasi Bimas Islam Kemenag Purbalingga Beserta Staf Gelar Monev NR di KUA Kaligondang

Foto : Monev NR KUA Kaligondang

Purbalingga (Kemenag) — Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Moh. Nur Hidayat, bersama tim staf Bimas Islam melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Nikah Rujuk (Monev NR) di KUA Kecamatan Kaligondang pada Rabu (02/09/2026).

​Kegiatan yang berlangsung di Aula Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Kaligondang ini disambut langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Kaligondang, Edi Safa'atno, S.Ag., serta dihadiri oleh jajaran penghulu, penyuluh agama Islam, dan staf pelaksana KUA.

​Dalam pengarahannya, Kasi Bimas Islam Moh. Nur Hidayat menyampaikan bahwa Monev NR ini merupakan agenda berkala untuk memastikan tata kelola administrasi pencatatan nikah dan rujuk berjalan tertib, transparan, serta akuntabel sesuai dengan regulasi yang berlaku. Kehadiran tim Bimas Islam difokuskan untuk melakukan supervisi dan verifikasi langsung terhadap ketaatan prosedur pelayanan nikah di tingkat kecamatan.

​Poin Utama Monev NR

​Verifikasi Berkas NR: Tim staf Bimas Islam bersama petugas KUA memeriksa ketelitian kelengkapan dokumen pencatatan nikah dan rujuk, baik pemeriksaan fisik berkas maupun validasi data pada aplikasi SIMKAH.

​Peningkatan Kualitas Layanan: Mendorong jajaran KUA Kaligondang di bawah kepemimpinan Edi Safa'atno, S.Ag. untuk terus mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan administrasi NR yang cepat, tepat, dan akuntabel.

​Tertib Digitalisasi dan Pengarsipan: Memastikan integrasi data pendaftaran nikah hingga penerbitan buku nikah tercatat dengan rapi, aman, dan mudah diakses untuk kebutuhan audit maupun pelayanan masyarakat.

​Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Kaligondang, Edi Safa'atno, S.Ag., menyampaikan terima kasih atas bimbingan dan evaluasi yang diberikan oleh Kasi Bimas Islam beserta tim. Hasil dari Monev NR ini akan dijadikan evaluasi konstruktif untuk terus membenahi serta mengoptimalkan kualitas pelayanan administrasi pencatatan nikah di wilayah Kecamatan Kaligondang.




Pewarta : Zaenal Mutaqin

Kamis, 20 Agustus 2026

​Aksi Nyata KUA Kaligondang: Berbenah Total demi Pelayanan Prima

 


Ada kabar keren nih dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kaligondang! Demi menghadirkan tempat pelayanan yang makin ciamik dan bikin masyarakat betah, jajaran KUA Kaligondang kompak menggelar aksi berbenah dan menata ulang sarana serta prasarana (sarpras) kantor.

​Gak main-main, aksi gotong royong ini dipimpin langsung oleh Kepala KUA Kaligondang, Bapak Edi Safa'atno, S.Ag.

​Dalam kegiatan tersebut, seluruh staf bahu-membahu merapikan perabotan, membersihkan sudut-sudut ruangan, hingga memperbaiki fasilitas pendukung agar suasana kantor makin rapi, segar, dan estetis.

​"Kenyamanan warga yang datang adalah prioritas utama kami. Suasana kantor yang bersih dan rapi tentu bikin pelayanan nikah maupun konsultasi keagamaan terasa jauh lebih menyenangkan," ungkap Edi Safa'atno di sela-sela kegiatan.


​Langkah penataan sarpras ini jadi bukti nyata komitmen KUA Kaligondang untuk terus menghadirkan pelayanan prima yang humanis dan responsif. Buat warga Kaligondang yang mau mengurus berkas atau berkonsultasi, siap-siap disambut dengan wajah baru kantor yang lebih nyaman!

​Bagaimana menurutmu? Yuk, tulis tanggapanmu di kolom komentar!




Pewarta: Zaenal Mutaqin,

Rabu, 19 Agustus 2026

Wujud Empati Kebangsaan, Forkopimcam Kaligondang Gelar Shalat Ghaib Mendoakan Korban Gempa NTT

 

Foto: Zainul Mustofa
KALIGONDANG – Duka mendalam menyelimuti bangsa Indonesia menyusul musibah gempa bumi yang menerpa wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Bencana yang terjadi sekitar tiga hari lalu tersebut mencatatkan dampak cukup parah, dengan data korban jiwa diperkirakan mencapai 70 orang meninggal dunia dan sekitar 250 orang mengalami luka-luka.

​Sebagai sesama umat Islam dan sesama warga negara Indonesia (WNI), jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kaligondang bergerak bersama mengetuk pintu langit melalui pelaksanaan Shalat Ghaib dan Doa Bersama.

​Ibadah Shalat Ghaib tersebut dilaksanakan secara khusyuk pada  Rabu, 19 Agustus 2026, pukul 09.00 WIB bertempat di Mushala Al-Ikhlas, Kecamatan Kaligondang.

​Bertindak selaku imam shalat adalah Umar Abdul Fatah, S.Sos., Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kaligondang di bawah naungan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Purbalingga.

​"Sebagai sesama Muslim dan satu bangsa WNI, kita merasakan duka yang sama atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di NTT. Melalui Shalat Ghaib ini, kita doakan agar para korban yang wafat diampuni segala dosanya dan mendapat tempat mulia di sisi Allah SWT, serta para korban luka dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesembuhan, kekuatan, dan ketabahan," ujar perwakilan penyelenggara.

​Kegiatan keagamaan dan kemanusiaan ini diikuti secara bersinergi oleh lintas instansi di wilayah Kecamatan Kaligondang, meliputi:

​KUA Kecamatan Kaligondang (Kankemenag Kab. Purbalingga)

​Polsek Kaligondang

​Koramil Kaligondang

​Pemerintah Kecamatan Kaligondang

​Kehadiran jajaran Forkopimcam ini menjadi simbol eratnya rasa persaudaraan (ukhuwah Islamiyah) dan persatuan (ukhuwah wathaniyah) dalam menghadapi setiap ujian kemanusiaan yang menimpa bangsa.





Pewarta: Zaenal Mutaqin

Rabu, 05 November 2025

NGAJI BARENG NGAJI GAYENG

 

Suasan Kajian (foto Afsa Ulin)

Kaligondang (Humas). Seluruh ASN Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kaligondang mengadakan penguatan literasi, Rabu, 5 November 2025 melalui kegiatan kajian dan diskusi kitab Nashoihul ‘ibad adapun materi yang bahas :

1. Perkara Asing Terdapat Pada Enam Tempat

Sebagaimana sabda Nabi Muhammad Saw. sebagai berikut:

سِتَةُ أَشْيَاءَ هُنَّ غَرِيبَةٌ فِي سِتَةِ مَوَاضِعَ السَّجِدُ غَرِيبٌ فِيمَا بَيْنُ قَوْمٍ لَا يُصَلُّونَ فِيهِ وَالصَّحَفُ غَرَيْبٌ في منزِلِ قَوْمٍ لَا يَقْرَعُونُ فِيهِ وَالْقُرْآنِ غَرِيبُ فِي جَوْفِ الفَاسِقِ وَالرَأَةُ الصَّائِحَةُ غَرِيبَةً فِي يَدٍ رَجُلٍ ظَالِمِ سَي الخُلْقِ وَالرَّجُلُ الْمُسْلِمُ الصَالِحُ غريب فِي يَدامْرَاةِ رَدِيَّةٍ سَيِّئَةِ الخُلْقِ وَالعَالِمُ غَرِيبُ بَيْنَ قَوْمٍ لَا يَسْتَبِعُونَ إِلَيْهِ ثُمَّ قَالَ النَّبِيُّ عَلَيْهِ الصلَاةَ وَالسَّلَامُ إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى لَا يَنْظُرُ إِلَيْهِمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ نَظُرُ الرَّحْمَةِ .

"Enam perkara asing terdapat pada enam tempat, yaitu: Masjid terasing di kalangan masyarakatyang tidak mau menunaikan shalat di dalamnya. Mushhafterasing di rumah mereka yang tidak mаи membacanya. Ajaran Al Qur'an teerasing di dalam hati orang fasik. Muslimah yang shalehah terasing di tangan laki-laki zhalim yang buruk perangainya. Orang muslim yang shaleh terasing di tangan perempuan hina yang buruk perangainya; ulama terasing ditengah masyarakat yang tidak lagi memperhatikan petunjuknya. Kemudian Nabi Muhammad Saw. bersabda, "Sesungguhnya di hari kiamat Allah tidak akan memandang mereka yang mengabaikan ulama dengan pandangan kasih sayang."

2. Golongan yang Dilaknat Allah,

Rasulullah Saw. dan Para Nabi Lainnya Sebagaimana sabda Nabi Muhammad Saw. yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan Hakim sebagai berikut: 190

سِتَةَ لَعَنْهُمْ وَلَعَنْهُمُ اللَّهُ وَكَلِّ نِي يُحَابِ الدَّعَوَاتِ : وَيُذِلُ مَنْ أَعَرَّهُ اللَّهُ وَالمُنْتَحِلَ حَرَمِ اللهِ تَعَا وَالْمُسْحِلُ الزَّائِدُ فِي تَابِ اللَّهِ وَالْمُكَذِّبُ بِقَدْرِ اللَّهِ تَعَالَى مِن عِرَنِي مَا حَرَّمَ اللَّهُ وَالنَّارِهُ لِسُنَّتِي فَإِنَّ اللَّهَ تَعَالَى لَا يَنْظُرُ اللَيْهِمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ نَظَرَ الرَّحْمَة

"Enam orang yang akan saya laknat, dilaknat pula oleh Allah dan oleh setiap Nabi yang tidak diterima doanya, yaitu: Orang yang menambahi isi kitab Allah. Orang yang mendustakan qadar Allah. Penguasa yang zhalim yang menindas dengan sewenangwenang sehingga memuliakan orang yang dihinakan Allah dan menghinakan orang yang dimuliakan Allah. Orang yang menghalalkan perbuatan yang diharamkan di tanah haram Allah. Orang yang menghalalkan perbuatan terlarang terhadap keturunan dan kerabatku. Dan orang yang berpaling dari sunnahku, sesungguhnya Allah tidak akan memandang mereka pada hari kiamat nanti dengan pandangan kasih sayang."

Minggu, 17 Agustus 2025

UPACARA PENURUNAN BENDERA MERAH PUTIH HUT RI KE-80 KECAMATAN KALIGONDANG

Suasana Upacara Penurunan Bendera Merah Putih HUT RI KE-80 di Lapangan R. Atmo Atmojo Desa Kaligondang
(foto dokumentasi Koramil 02 Kaligondang)

Kaligondang– Danaramil 02 Kaligondang Kodim 0702/Purbalingga, Lettu Inf Suriyono bertindak selaku inspektur upacara pada penurunan bendera peringatan HUT Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Sepak Bola desa Kaligondang kecamatan Kaligondang kabupaten Purbalingga, Ahad sore (17/8/2025).

Prosesi Penyerahan Bendera merah Mutih olehVelisa Anggraeni kepada Lettu Inf Suriyono
(foto Dokumentasi Koramil 02 Kaligondang) 

Komandan Upacara penurunan bendera peringatan HUT RI KE-80 dipercayakan kepada anggota Danramil 02 Kecamatan Kaligondang Serma. Lasmoko, Perwira Upacara Pelda Haryana sedangkan yang mendapat kepercayaan pembawa baki bendera Velisa Anggraeni siswi kelas XI SMKN 1 Kaligondang pada upacara penurunan bendera merah-putih.

Peserta upacara dari Unsur ASN Kecamatan Kaligondang (foto dokumentasi Polsek Kaligondang

Kegiatan Upacara penurunan bendera merah putih dalam rangka HUT RI KE-80 dimulai pukul 16.00 WIB dan mengusung tema,”Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera Indonesia Maju”  berlangsung khidmat, tertib, dan lancar.

Serma Lasmoko tampak dari Belakang Saat menjadi Komandan Upacara Penurunan Bendera 
(Foto dukemtasi Koramil O2 Kaligondang)

Hadir Kapolsek Kaligondang, IPTU Saryono, Camat Kaligondang Sugeng Riyadi, S.H, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Kaligondang yang diwakili Zaenal Mutaqin, S.Sos.I, Kepala UPTD Puskesmas Kaligondang, Kepala Desa, se-Kecamatan Kaligondang serta tokoh masyarakat, adat, perempuan dan pemuda.

Para Tamu Undangan Upacara Penurunan Bendera HUT RI KE 80 (Foto dokumentasi Polsek Kaligondang)

Peserta upacara terdiri dari ASN Aparat Desa, tenaga honorer, para siswa SD/MI, SMP/MTS dan SMK/MA serta tampak ratusan masyarakat hadir dan menyaksikan upacara penurunan bendera dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.


Kontributor: Sertu Romadi & Aiptu Samingun, S.H.
Pewarta: Zaenal Mutaqin 

UPACARA HUT RI KE-80 KECAMATAN KALIGONDANG BERLANGSUNG DENGAN HIDMAT, TERTIB & LANCAR

 

Camat Kaligondang Sugeng Riyadi, S.H Persipan memasuki lapangan upacara langsung  ke Mimbar Inspektur Upacara
(foto Dumentasi Panitia HUT RI KE-80 Kecamatan Kaligondang)

Kaligondang– Upacara peringatan kemerdekaan HUT RI ke-80 tingkat Kecamatan Kaligondang di pusatkan di lapangan Kaligondang, kecamatan Kaligondang, kabupaten Purbalingga Ahad 17 Agustus 2025. Upacara Kemerdekaan HUT RI ke-80 ini dihadiri langsung oleh seluruh ASN termasuk kepala KUA Kaligondang yang diwakili oleh Wagino, S.H. Penyuluh Agama Islam.

Menurut Ketua Panitia HUT RI ke-80 Kecamatan Kaligondang Teguh Priyono, S.E., M.E. sekaligus Sekretaris Kecamatan Kaligondang,  kegiatan upacara kemerdekaan seperti tahun-tahun sebelumnya, hadir sebagai peserta upacara dari seluruh perwakilan sekolah dan lembaga di wilayah kecamatan Kaligondang. Upacara kemerdekaan dipimpin langsung oleh Camat Kaligondang  Sugeng Riyadi, S.H. selaku pembina upacara.

Sebagian ASN KUA Kecamatan Kaligondang dalam upacara HUT RI ke 80 tingkat kecamatan Kaligondang (Foto Wagino, S.H
Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kaligondang)

Kantor Urusan Agama Kecamatan Kaligondang yang mengikuti kegiatan upacara kemerdekaan ini seluruh ASN terdiri dari 4 Penghulu, 5 Penyuluh Agama dan 4 Pegawai Pelaksana yang terbagi dalam dua sesi yaitu pengibaran bendera Merah Putih pagi hari dan Penurunan Bendera Merah Putih sore hari

Pemimpin upacara dari anggota Polisi Sektor Kaligondang Aiptu Aris Prasetyo
(
foto Dumentasi Panitia HUT RI KE-80 Kecamatan Kaligondang) 

Menurut Teguh hadir sebagai pemimpin upacara dari anggota Polisi Sektor Kaligondang Aiptu Aris Prasetyo, Perwira Upacara Aiptu Samingun, S.H. sedangkan yang mendapat kepercayaan pembawa baki pada upacara pengibaran bendera merah-putih Lutfiah Rana Az Zarqa, siswi kelas XI SMKN 1 Kaligondang paduan suara SMP N 2  Kaligondang yang menyanyikan lagu-lagu kemerdekaan. Alhamdulillah upacara berlangsung secara hidmat, tertib dan lancar (ucap Teguh)

Para Tamu Undangan Upacara HUT RI KE-80 kecamatan Kaligondang
(Dokumetasi foto Panitia HUT RI KE-80 Kecamatan Kaligondang) 

Setelah upacara selesai, dilakukan dengan saling berjabat tangan makan tumpeng bersama. Sebagai ungkapan syukur atas nikmat lagi Tuhan yang Maha Esa



Narasumber Teguh Priyono, S.E., M.E. (Ketua Panitia HUT RI KE-80 kecamatan Kaligondang/Sekcam Kaligondang
Pewarta Zaenal Mutaqin

Sabtu, 09 Agustus 2025

KAFILAH MTQH KALIGONDANG SIAP BERPRESTASI

Gambar Flayer KUA Kecamatan Kaligondang

Selamat untuk kafilah MTQH Kecamatan Kaligondang. Semoga sukses dalam Musabaqah Tilawatil Quran & Hadits (MTQH) tingkat kabupaten Purbalingga tahun 2025

Bertempat di Aula Abu Bakar kecamatan Kaligondang (9/7/25), Camat Kaligondang  yang di wakili oleh Drs. Moh. Sofan menyelenggarakan pelepasan Kontingen Kafilah yang akan mengikuti perlombaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) tingkat Kabupaten Purbalingga Tahun 2025. Moh Sofan memberikan Pesan untuk kafilah MTQH kecamatan Kaligondang agar mereka berjuang semaksimal mungkin, menjunjung tinggi sportivitas, dan menjaga nama baik kecamatan Kaligondang dengan menampilkan penampilan terbaik. Selain itu, penting juga untuk menanamkan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. Pelaksanaan MTQH tahun ini berlangsung pada tanggal 9 Agustus 2025 di Purbalingga

Turut hadir bersama dalam acara tersebut Umar Abdul Fatah Kordinator Kafilah MTQ kecamatan Kaligondang, Wagino, SH mewakili kepala KUA kecamatan Kaligondang, Usman, SH, Oktit Nuryuliana, S.Sos Prayitno, M.Pd, Muhamad Ma'sum, S.Pd.I, Alifa Ulinuha Afsa, S.H dan Sugiman sebagai Pendamping MTQ dan Peserta MTQ.

Gambar Pelepasan Kafilah MTQH Kecamatan Kaligondang (Foto Sugiman)
Adapun cabang MTQ yang dikuti :

  1. Tartil Anak Putra  diwakili Hilal Najwa
  2. Tartil Anak Putri diwakili Farah Nur Aulia Nur R
  3. Tilawah Anak Putri diwakili Atika Zahra Ratifa
  4. Tilawah Remaja Putra diwakili Bagus Wahyu Wibowo
  5. Tilawah Remaja Putri diwakili Aprilia Zahrani
  6. Tilawah Dewasa Putra diwakili Lutfi Nur Fahmi
  7. Tilawah Dewasa Putri diwakili Wiwit Rahayu
  8. Hafalan 1 Juz dan Tilawah Putra diwakili Reyvan Abdillah
  9. Hafalan 1 Juz dan Tilawah Putri diwakili Aprilia Ulil
  10. Hafalan 5 Juz dan Tilawah Putra diwakili M. Syafiq Imtiyaz
  11. Hafalan 5 Juz dan Tilawah Putri diwakili Yumna Nadifah
  12. Hafalan 10 Juz Putra diwakili M. Sarriq Mufada, S
  13. Hafalan 10 Juz Putri diwakili Ririn Ina Thaharoh
  14. Hafalan 20 Juz Putri diwakili Cahya Orien Agustina
  15. Hiasan Mushaf Al Quran Putra diwakili Khoerul Azzam Al Habsi
  16. Hiasan Mushaf Al Quran Putri diwakili Husna
  17. Dekorasi Mushaf Al Qur'an Putra diwakili Rafaiz
  18. Dekorasi Mushaf Al Qur'an Putri diwakili Hafizah Khaira Rizqi

Harapan dalam lomba MTQH (Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits) Tahun ini  adalah agar kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk memotivasi masyarakat dalam mendalami Al-Quran, memperkuat nilai-nilai agama, dan membentuk generasi Qurani yang berakhlakul karimah.

Kontributor : Sugiman
Pewarta: Zaenal Mutaqin 

Jumat, 08 Agustus 2025

DOA BERSAMA PENUH HIKMAH

Gambar kepala KUA kecamatan Kaligondang Edi Safa'atno beserta jajaran dalam doa bersama (dokumentasi foto Afsa Ulin)

Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kaligondang, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Purbalingga, mengadakan doa bersama untuk mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), menurut Kepala KUA kecamatan Kaligondang, doa bersama ini juga sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.

Doa bersama ini bertujuan untuk memohon kelancaran dan kesuksesan pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Acara ini dilaksanakan pada Jumat, 8 Agustus 2025, di Aula balai nikah dan Manasik haji Kantor Urusan Agama Kecamatan Kaligondang.

Seluruh ASN KUA kecamatan Kaligondang terdiri dari 5 penyuluh Agama Islam, 4 Penghulu, 2 pengadmistrasi Perkantoran, 1 Pengelola umum, 1 staf pengadmistrasi mengikuti doa bersama dengan Hidmat.


Wagino, SH, Penyuluh Agama Islam selaku Pemimpin doa bersama 
(dokumentasi foto Afsa Ulin)

Wagino SH Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kaligondang memimpin doa tersebut menyampaikan bahwa doa bersama ini, sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan Zona Integritas Kemenag Purbalingga.Doa bersama ini juga diharapkan dapat mendukung program nasional Presiden Prabowo.


Pewarta Zaenal Mutaqin 

Senin, 21 Juli 2025

KUA KALIGONDANG BERSINERGI

Tim dokumentasi  (Foto: Zaenal Mutaqin)

Rapat Koordinasi Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kaligondang dengan Pembantu Petugas Pencatat Nikah (PPPN) KUA kecamatan Kaligondang. Hadir langsung dalam rakor ini kepala KUA kecamatan Kaligondang Edi Safa’atno, S.Ag dan hadir pula perwakilan dari PPPN sekecamatan Kaligondang, Kusnanto, Suwitno, Jasman, Syarifuddin, Suhail Sugito, Parino, Nurudin, Afit Khamadi, Sahudi dan Nur Syaiful yang bertempat di Aula Balai Nikah dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama kecamatan Kaligondang. Rakor ini merupakan pertemuan rutin setiap hari senin wage mengikuti hari pasaran dalam adat jawa (35 hari sekali) antara petugas KUA dan PPPN untuk membahas berbagai hal terkait pelayanan nikah, seperti pendaftaran, pencatatan, dan masalah-masalah lain yang berkaitan dengan perkawinan. Rakor ini bertujuan memastikan adanya keselarasan dan kesamaan pemahaman antara petugas KUA dan PPPN dalam menjalankan tugas dan wewenang masing-masing.

Rakor ini juga Menilai kinerja PPPN dalam membantu pelayanan nikah di tingkat desa atau kelurahan, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi. Edi Safa’atno, S.Ag memberikan pembinaan dan pelatihan kepada PPN agar lebih profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. dan menyampaikan kebijakan, aturan, dan prosedur baru terkait pelayanan nikah kepada PPPN.

Tim dokumentasi  (Foto: Zaenal Mutaqin)

Zaenal Mutaqin, S.Sos.I selaku humas Kantor Urusan Agama kecamatan Kaligondang menambahkan pentingnya meningkatkan sinergi antara KUA dan PPPN dalam upaya memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Yaitu pihak yang terlibat kua (Kantor Urusan Agama): Bertanggung jawab atas penyelenggaraan urusan keagamaan, termasuk pelayanan nikah, di tingkat kecamatan. PPPN (Pembantu Petugas Pencatat Nikah): Bertugas membantu PPN (Petugas Pencatat Nikah) dalam proses pendaftaran, pencatatan, dan administrasi perkawinan di tingkat desa atau kelurahan.

Rakor ini penting untuk menjaga kualitas pelayanan nikah yang diberikan oleh KUA dan PPPN. Dengan adanya koordinasi yang baik, diharapkan proses pencatatan perkawinan dapat berjalan lancar, data-data pernikahan terjamin keasliannya, dan masyarakat mendapatkan pelayanan yang memuaskan.

Pewarta & editor: Zaenal Mutaqin