Pengikut

Tampilkan postingan dengan label KEAGAMAAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KEAGAMAAN. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 September 2026

​Ikhtiar Menggapai Berkah: Ratusan Warga dan Pelajar SMK N 1 Kaligondang Gelar Shalat Istisqa Memohon Hujan


Dokumentasi SMK N 1 Kaligondang

​Di tengah musim kemarau yang panjang, ikhtiar spiritual dan kepedulian sosial menyatu di SMK N 1 Kaligondang. Pada hari Rabu, 30 September 2026, halaman utama sekolah tampak dipadati oleh lautan manusia yang antusias mengikuti kegiatan Shalat Istisqa (Shalat Sunnah Memohon Turunnya Hujan).  

​Mengusung tema "Mari Bersama Memohon Rahmat-Nya", kegiatan mulia ini diinisiasi untuk bermunajat kepada Allah SWT agar segera menurunkan berkah air hujan yang sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup. Di bawah kepemimpinan Usman, SH selaku ketua penyelenggara, acara ini dipersiapkan dengan baik demi kelancaran ibadah bersama. 

​Suasana haru dan khusyuk menyelimuti barisan jama'ah yang tertib mengikuti rangkaian ibadah. Pelaksanaan shalat berjamaah ini dipimpin langsung oleh tokoh agama setempat, yaitu:  

  • ​Imam: KH. Usman Syarif (Ketua MUI Kecamatan Kaligondang).  
  • ​Khatib: H. Edi Safa'atno, S.Ag (Kepala KUA Kecamatan Kaligondang) yang menyampaikan khutbah penuh penyejuk jiwa agar senantiasa tawakal dan memohon ampunan.  

Dokumentasi SMK N 1 Kaligondang

Kegiatan yang dimulai tepat pukul 07.00 WIB ini tidak hanya diikuti oleh para siswa dan guru saja. Sifat acara yang terbuka membuat masyarakat sekitar turut hadir berbondong-bondong memadati area lapangan. Penataan barisan jama'ah pun dipisahkan secara tertib antara jama'ah pria dan jama'ah wanita untuk menjaga kekhidmatan ibadah.  

​Melalui pelaksanaan Shalat Istisqa ini, diharapkan doa yang dipanjatkan secara serentak dari hati yang tulus dapat diijabah, membawa kesuburan kembali bagi alam, serta mempererat tali silaturahmi antarwarga sekolah dan masyarakat luas.  



Pewarta : Zaenal Mutaqin

Rabu, 09 September 2026

Tingkatkan Pengetahuan Keagamaan, Aparatur KUA Kaligondang Gelar Ngabar Kajian Kitab Nashaihul 'Ibad


Foto: Zaenal Mutaqin

Kaligondang– Dalam rangka memperkuat pemahaman keagamaan dan mempererat silaturahmi antarpegawai, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kaligondang menyelenggarakan kegiatan Ngabar (Ngaji Bareng) pada Rabu, 9 September 2026. Kegiatan kajian yang membahas Kitab Nashaihul 'Ibad karya Syekh Nawawi al-Bantani ini berlangsung khidmat di Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Kaligondang.

​Acara rutin ini diikuti secara aktif oleh seluruh jajaran pegawai KUA, mulai dari penghulu, penyuluh agama Islam, hingga staf. Terlihat para peserta duduk bersama mendalami kitab keagamaan tersebut untuk memperkaya khazanah keilmuan Islam.

​Membahas 10 Perkara yang Sia-Sia​Dalam kesempatan Ngabar kali ini, materi yang dikaji memasuki Bab Maqalah ke-4 dari Sayyidina Utsman bin Affan radhiyallahu 'anhu (Halaman 38), yakni mengenai 10 Hal yang Paling Rugi/Sia-sia (Asyaddul Asyya-i Hilakan):

  1. Orang Alim yang Tidak Ditanyai Ilmu-Nya – Orang berilmu tetapi tidak diimbangi dengan masyarakat yang menimba ilmu darinya.
  2. ​Ilmu yang Tidak Diamalkan – Pengetahuan yang dimiliki tetapi tidak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
  3. ​Pendapat Benar yang Tidak Diterima – Saran atau gagasan baik yang diabaikan.
  4. ​Senjata yang Tidak Digunakan – Potensi atau alat pertahanan yang disimpan tanpa dimanfaatkan.
  5. ​Masjid yang Tidak Dipakai Shalat – Tempat ibadah yang dibiarkan sepi dari jamaah.
  6. ​Mushaf Al-Qur'an yang Tidak Dibaca – Kitab suci yang hanya dipajang tanpa ditadabburi.
  7. ​Harta yang Tidak Diinfakkan – Kekayaan yang ditimbun tanpa dinafkahkan di jalan Allah.
  8. ​Kendaraan/Kuda yang Tidak Ditunggangi – Sarana yang dibiarkan mangkrak tanpa manfaat.
  9. ​Ilmu Zuhud pada Orang yang Menginginkan Dunia – Pemahaman zuhud pada diri orang yang hatinya masih terikat keduniaan.
  10. ​Umur Panjang tanpa Bekal Akhirat – Usia yang diberikan tetapi tidak dimanfaatkan untuk menambah amal kebaikan.

​Kajian ditutup dengan pengingat dari hadis Nabi Muhammad SAW bahwa "Barang siapa yang bertambah ilmunya tetapi tidak bertambah petunjuknya (hidayahnya), maka ia hanya semakin jauh dari Allah."

​Melalui kegiatan Ngabar ini, diharapkan para jajaran aparatur KUA Kaligondang tidak hanya menjalankan tugas administratif dan pelayanan publik semata, tetapi juga terus membekali diri dengan nilai-nilai keagamaan sebagai modal utama dalam memberikan bimbingan terbaik bagi masyarakat.



Pewarta: Zaenal Mutaqin

Selasa, 08 September 2026

Langkah Baru Sang Mualaf: Cerita Khidmat Pengucapan Syahadat di Balai Nikah KUA Kaligondang

Foto : Oktit Nuryuliyana

KALIGONDANG – Balai Nikah dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, kembali menjadi saksi momen bersejarah dan penuh haru. Pada Selasa, 8 September 2026, Kepala KUA Kecamatan Kaligondang, Bapak Edi Safa'atno, S.Ag., secara langsung memandu pelaksanaan prosesi ikrar masuk Islam (mualaf) bagi Ibu Diah Hyunintias.

​Acara yang berlangsung dengan tertib dan khidmat ini turut disaksikan oleh jajaran Penyuluh Agama Islam, pegawai KUA, serta saksi dan pihak keluarga yang mendampingi.

​Pengucapan Syahadat Secara Sukarela

​Prosesi diawali dengan dialog singkat antara Kepala KUA Kaligondang dan calon mualaf untuk memastikan bahwa keputusan memeluk agama Islam didasari oleh kesadaran pribadi, tulus dari hati nurani, serta tanpa ada unsur paksaan dari pihak manapun.

​Dengan bimbingan penuh ketenangan dari Bapak Edi Safa'atno, S.Ag., Ibu Diah Hyunintias mengucapkan dua kalimat syahadat dengan lancar dan mantap:

​"Asyhadu alla ilaha illallah, wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullah..."

(Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah).

​Usai penuntunan syahadat, suasana di ruang Balai Nikah terasa hangat dan haru. Seluruh hadirin yang hadir bersama-sama memanjatkan doa agar langkah awal Ibu Diah sebagai seorang muslimah senantiasa mendapatkan petunjuk, keberkahan, serta keteguhan iman.


​Penandatanganan Berita Acara dan Bimbingan Lanjutan

Setelah pembacaan ikrar selesai, prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen dan Berita Acara Ikrar Masuk Islam secara resmi. Dokumen tersebut ditandatangani oleh pemeluk agama Islam yang baru, para saksi, dan disahkan langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Kaligondang.

​Bapak Edi Safa'atno, S.Ag. menyampaikan bahwa KUA Kaligondang tidak hanya bertugas memfasilitasi prosesi administratif semata, tetapi juga siap memberikan pendampingan keagamaan secara berkesinambungan melalui Penyuluh Agama Islam. Bimbingan lanjutan ini meliputi tata cara ibadah dasar, membaca Al-Qur'an, hingga pemahaman syariat Islam agar mualaf dapat menjalankan ajaran agama dengan nyaman dan percaya diri.

Foto : Oktit Nuryuliyana

​Prosesi diakhiri dengan penyerahan berkas resmi dan foto bersama jajaran KUA Kaligondang beserta keluarga.



Pewarta : Zaenal Mutaqin

Rabu, 02 September 2026

Mantapkan Tertib Administrasi, Kasi Bimas Islam Kemenag Purbalingga Beserta Staf Gelar Monev NR di KUA Kaligondang

Foto : Monev NR KUA Kaligondang

Purbalingga (Kemenag) — Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Moh. Nur Hidayat, bersama tim staf Bimas Islam melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Nikah Rujuk (Monev NR) di KUA Kecamatan Kaligondang pada Rabu (02/09/2026).

​Kegiatan yang berlangsung di Aula Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Kaligondang ini disambut langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Kaligondang, Edi Safa'atno, S.Ag., serta dihadiri oleh jajaran penghulu, penyuluh agama Islam, dan staf pelaksana KUA.

​Dalam pengarahannya, Kasi Bimas Islam Moh. Nur Hidayat menyampaikan bahwa Monev NR ini merupakan agenda berkala untuk memastikan tata kelola administrasi pencatatan nikah dan rujuk berjalan tertib, transparan, serta akuntabel sesuai dengan regulasi yang berlaku. Kehadiran tim Bimas Islam difokuskan untuk melakukan supervisi dan verifikasi langsung terhadap ketaatan prosedur pelayanan nikah di tingkat kecamatan.

​Poin Utama Monev NR

​Verifikasi Berkas NR: Tim staf Bimas Islam bersama petugas KUA memeriksa ketelitian kelengkapan dokumen pencatatan nikah dan rujuk, baik pemeriksaan fisik berkas maupun validasi data pada aplikasi SIMKAH.

​Peningkatan Kualitas Layanan: Mendorong jajaran KUA Kaligondang di bawah kepemimpinan Edi Safa'atno, S.Ag. untuk terus mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan administrasi NR yang cepat, tepat, dan akuntabel.

​Tertib Digitalisasi dan Pengarsipan: Memastikan integrasi data pendaftaran nikah hingga penerbitan buku nikah tercatat dengan rapi, aman, dan mudah diakses untuk kebutuhan audit maupun pelayanan masyarakat.

​Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Kaligondang, Edi Safa'atno, S.Ag., menyampaikan terima kasih atas bimbingan dan evaluasi yang diberikan oleh Kasi Bimas Islam beserta tim. Hasil dari Monev NR ini akan dijadikan evaluasi konstruktif untuk terus membenahi serta mengoptimalkan kualitas pelayanan administrasi pencatatan nikah di wilayah Kecamatan Kaligondang.




Pewarta : Zaenal Mutaqin

Rabu, 19 Agustus 2026

Wujud Empati Kebangsaan, Forkopimcam Kaligondang Gelar Shalat Ghaib Mendoakan Korban Gempa NTT

 

Foto: Zainul Mustofa
KALIGONDANG – Duka mendalam menyelimuti bangsa Indonesia menyusul musibah gempa bumi yang menerpa wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Bencana yang terjadi sekitar tiga hari lalu tersebut mencatatkan dampak cukup parah, dengan data korban jiwa diperkirakan mencapai 70 orang meninggal dunia dan sekitar 250 orang mengalami luka-luka.

​Sebagai sesama umat Islam dan sesama warga negara Indonesia (WNI), jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kaligondang bergerak bersama mengetuk pintu langit melalui pelaksanaan Shalat Ghaib dan Doa Bersama.

​Ibadah Shalat Ghaib tersebut dilaksanakan secara khusyuk pada  Rabu, 19 Agustus 2026, pukul 09.00 WIB bertempat di Mushala Al-Ikhlas, Kecamatan Kaligondang.

​Bertindak selaku imam shalat adalah Umar Abdul Fatah, S.Sos., Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kaligondang di bawah naungan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Purbalingga.

​"Sebagai sesama Muslim dan satu bangsa WNI, kita merasakan duka yang sama atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di NTT. Melalui Shalat Ghaib ini, kita doakan agar para korban yang wafat diampuni segala dosanya dan mendapat tempat mulia di sisi Allah SWT, serta para korban luka dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesembuhan, kekuatan, dan ketabahan," ujar perwakilan penyelenggara.

​Kegiatan keagamaan dan kemanusiaan ini diikuti secara bersinergi oleh lintas instansi di wilayah Kecamatan Kaligondang, meliputi:

​KUA Kecamatan Kaligondang (Kankemenag Kab. Purbalingga)

​Polsek Kaligondang

​Koramil Kaligondang

​Pemerintah Kecamatan Kaligondang

​Kehadiran jajaran Forkopimcam ini menjadi simbol eratnya rasa persaudaraan (ukhuwah Islamiyah) dan persatuan (ukhuwah wathaniyah) dalam menghadapi setiap ujian kemanusiaan yang menimpa bangsa.





Pewarta: Zaenal Mutaqin

Selasa, 18 Agustus 2026

Hadiri Rakor Kemenag Purbalingga, Ketua Badko LPQ Kaligondang Dukung Akurasi Data Keagamaan


Foto : Zaenal Mutaqin
PURBALINGGA – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Purbalingga menggelar Rapat Koordinasi Verifikasi, Validasi, dan Pemutakhiran Data Lembaga Keagamaan (Pesantren, Madin, dan LPQ) pada Selasa, 18 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Galaksi Kankemenag Purbalingga ini bertujuan untuk mewujudkan data keagamaan yang akurat, valid, dan terintegrasi.

​Rangkaian acara diawali dengan laporan dari Ketua Panitia, Lina Parwati, S.H.I., lalu dilanjutkan dengan sambutan pembuka oleh Kepala Kankemenag Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, S.Pd.I.

​Sesi materi utama diisi oleh Kepala Subdirektorat Pendidikan Takmiliyah dan Pendidikan Al Qur'an Direktorat Pendidikan Pesantren Dirjen Pendis Kemenag RI, Aziz Syafiuddin, S.Sos.I., M.Si. Dalam pemaparannya, dipaparkan langkah strategis pemutakhiran data bagi lembaga Pendidikan Al-Qur'an (LPQ), Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), serta Pondok Pesantren.

​Kegiatan ini turut dihadiri oleh para perwakilan pengurus lembaga keagamaan dari berbagai wilayah, salah satunya Ketua Badko LPQ Kecamatan Kaligondang, Zaenal Mutaqin, S.Sos.I., yang hadir aktif sebagai peserta rapat.

​Acara dilanjutkan dengan pembahasan teknis bersama Tim PD Pontren serta sesi diskusi dan tanya jawab yang dipandu oleh Luthfi Nurdiansyah, S.Ap., sebelum seluruh rangkaian kegiatan ditutup secara resmi.



Penulis: Zaenal Mutaqin

Selasa, 26 Agustus 2025

REVITALISASI BADAN KESEJAHTERAAN MASJID (BKM)

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga Zahid Khasani, S.Pd.I, saat membuka acara (Foto Umar Abdul Fatah
Purbalingga, 26 Agustus 2025 – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga melaksanakan kegiatan Pembinaan dan Revitalisasi Badan Kesejahteraan Masjid (BKM), yang bertujuan untuk memperkuat fungsi strategis masjid dalam kehidupan masyarakat. Kegiatan ini diadakan di Andrawina Hall Owabong Cottage dan diikuti oleh perwakilan Ketua BKM kecamatan, Penyuluh Agama Islam dan perwakilan Ta’mir Masjid se-kabupaten Purbalingga dengan rincian masing-masing tiap kecamatan dua orang dengan jumlah total semua peserta 100 orang.

Baca juga PTSP Online KUA Kecamatan Kaligondang

Hadir dari perwakilan kecamatan kaligondang yang terdiri Kepala KUA kecamatan Kaligondang Yang diwakilli M. Zainul Musthofa,S.H.I dari Penyuluh Agama Islam Wagino, S.H.,M.H. dan Umar Abdul Fatah, S.Sos, dari unsur ta’mir masjid Sugiman dan Nur Rohman

Peserta dari Kecamatan Kaligondang (foto Muhtarom)
Acara dibuka oleh kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga Zahid Khasani, S.Pd.I, yang menegaskan pentingnya peran masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat penyelesaian persoalan umat. Ia mengajak para pengurus BKM untuk membangun masjid yang aktif, peduli terhadap kondisi sosial, serta mampu menjadi ruang pemberdayaan masyarakat.

Materi pertama disampaikan oleh H. Sudiono, S.Pd.I.,M.Pd.I, yang mengangkat tema “Masjid Ramah Ruang ibadah dan  ruang Kehidupan ”. Dalam paparannya, Sudiono menekankan bahwa Masjid bukan hanya tempat sujud, tetapi tempat semua jiwa bertumbuh.

Baca Juga : Pentingnya  Indentitas Digital (ID) Masjid & Mushala

Materi kedua disampaikan oleh bripka Teguh Riyanto dan Ir. sigit Subroto, melanjutkan dengan materi mengenai manajemen Masjid. Model pengelolaan masjid yang inspiratif, dengan menyoroti Masjid Al Muhajirin di Purbalingga sebagai contoh konkret. Masjid tersebut dikenal luas karena sistem manajemennya yang transparan, pelayanannya yang menyeluruh kepada jamaah, serta peran aktifnya dalam menyelesaikan persoalan umat, dari bidang ekonomi hingga sosial.

Kegiatan pembinaan ini diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat baru bagi seluruh pengurus BKM. Diharapkan para pengurus dapat mengelola masjid secara lebih visioner, profesional, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Kontributor Sugiman & Nur Rohman

pewarta Zaenal Mutaqin