![]() |
KALIGONDANG — Rabu, 23 September 2026. Guna memastikan kesiapan dan kelancaran agenda keagamaan di wilayah Kecamatan Kaligondang, jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Kaligondang melaksanakan kunjungan koordinasi ke SMKN Kaligondang.
Pusat Layanan Keagamaan
![]() |
Purbalingga Lor — Suasana religius dan penuh khidmat menyelimuti Rutan Kelas IIB Purbalingga pada hari Jumat, 11 September 2026. Zaenal Mutaqin, S.Sos.I., selaku Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kaligondang, hadir untuk mengisi kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan bagi para warga binaan yang tergabung dalam Majelis Ta'lim At-Taubah.
Kegiatan pembinaan rohani ini diikuti dengan antusias oleh para warga binaan. Mengenakan seragam abu-abu khas bertuliskan "Warga Binaan Pemasyarakatan Rutan Purbalingga" lengkap dengan peci hitam, para jamaah tampak duduk rapi menyimak materi yang disampaikan langsung dari atas mimbar.
Mengupas Tiga Perkara Penyelamat (Al-Munjiyat)
Dalam kesempatan tersebut, Zaenal Mutaqin menyampaikan materi bimbingan yang bersumber dari kitab klasik karya ulama besar nusantara, Syekh Muhammad Nawawi al-Bantani, yaitu Kitab Nashaihul 'Ibad. Beliau mengupas tentang tiga perkara yang dapat menyelamatkan (al-munjiyat) bagi manusia, yaitu:
Program pembinaan keagamaan secara berkala ini memiliki peran yang sangat strategis dalam proses rehabilitasi mental dan spiritual di lingkungan pemasyarakatan. Melalui Majelis Ta'lim At-Taubah, diharapkan para warga binaan dapat terus mendalami ilmu agama, memperbaiki diri, menemukan ketenangan batin, serta siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang bertakwa, produktif, dan berakhlak mulia.
Pewarta: Zaenal Mutaqin
Briefing pagi ini ditujukan untuk menjaga kualitas pelayanan publik tetap optimal, transparan, dan akuntabel bagi seluruh masyarakat yang membutuhkan layanan keagamaan di wilayah Kaligondang.
3 Pilar Service Excellent di Meja PTSP
Dalam arahannya, Zaenal Mutaqin menekankan pentingnya konsistensi seluruh petugas dalam menerapkan tiga pilar utama pelayanan prima (service excellent):
Komitmen Zona Integritas (WBK & WBBM)
Sebelum briefing diakhiri, ditegaskan kembali komitmen bersama seluruh jajaran KUA Kaligondang di bawah naungan Kemenag Purbalingga dalam mewujudkan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupri (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Seluruh bentuk pelayanan dipastikan bebas dari pungutan liar (pungli) maupun gratifikasi. Masyarakat juga diimbau untuk selalu berpartisipasi aktif mengisi survei kepuasan layanan demi peningkatan kualitas instansi yang berkelanjutan.
Pewarta: Zaenal Mutaqin
![]() |
| Foto: Zaenal Mutaqin |
Acara rutin ini diikuti secara aktif oleh seluruh jajaran pegawai KUA, mulai dari penghulu, penyuluh agama Islam, hingga staf. Terlihat para peserta duduk bersama mendalami kitab keagamaan tersebut untuk memperkaya khazanah keilmuan Islam.
Membahas 10 Perkara yang Sia-SiaDalam kesempatan Ngabar kali ini, materi yang dikaji memasuki Bab Maqalah ke-4 dari Sayyidina Utsman bin Affan radhiyallahu 'anhu (Halaman 38), yakni mengenai 10 Hal yang Paling Rugi/Sia-sia (Asyaddul Asyya-i Hilakan):
Kajian ditutup dengan pengingat dari hadis Nabi Muhammad SAW bahwa "Barang siapa yang bertambah ilmunya tetapi tidak bertambah petunjuknya (hidayahnya), maka ia hanya semakin jauh dari Allah."
Melalui kegiatan Ngabar ini, diharapkan para jajaran aparatur KUA Kaligondang tidak hanya menjalankan tugas administratif dan pelayanan publik semata, tetapi juga terus membekali diri dengan nilai-nilai keagamaan sebagai modal utama dalam memberikan bimbingan terbaik bagi masyarakat.
Pewarta: Zaenal Mutaqin
![]() |
| Foto : Oktit Nuryuliyana |
Acara yang berlangsung dengan tertib dan khidmat ini turut disaksikan oleh jajaran Penyuluh Agama Islam, pegawai KUA, serta saksi dan pihak keluarga yang mendampingi.
Pengucapan Syahadat Secara Sukarela
Prosesi diawali dengan dialog singkat antara Kepala KUA Kaligondang dan calon mualaf untuk memastikan bahwa keputusan memeluk agama Islam didasari oleh kesadaran pribadi, tulus dari hati nurani, serta tanpa ada unsur paksaan dari pihak manapun.
Dengan bimbingan penuh ketenangan dari Bapak Edi Safa'atno, S.Ag., Ibu Diah Hyunintias mengucapkan dua kalimat syahadat dengan lancar dan mantap:
"Asyhadu alla ilaha illallah, wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullah..."
(Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah).
Usai penuntunan syahadat, suasana di ruang Balai Nikah terasa hangat dan haru. Seluruh hadirin yang hadir bersama-sama memanjatkan doa agar langkah awal Ibu Diah sebagai seorang muslimah senantiasa mendapatkan petunjuk, keberkahan, serta keteguhan iman.
Setelah pembacaan ikrar selesai, prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen dan Berita Acara Ikrar Masuk Islam secara resmi. Dokumen tersebut ditandatangani oleh pemeluk agama Islam yang baru, para saksi, dan disahkan langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Kaligondang.
Bapak Edi Safa'atno, S.Ag. menyampaikan bahwa KUA Kaligondang tidak hanya bertugas memfasilitasi prosesi administratif semata, tetapi juga siap memberikan pendampingan keagamaan secara berkesinambungan melalui Penyuluh Agama Islam. Bimbingan lanjutan ini meliputi tata cara ibadah dasar, membaca Al-Qur'an, hingga pemahaman syariat Islam agar mualaf dapat menjalankan ajaran agama dengan nyaman dan percaya diri.
![]() |
| Foto : Oktit Nuryuliyana |